Biografi Genesis

Artikel ini dibuat dengan bantuan Ratu AI PRO

Biografi Genesis

Genesis adalah sebuah band rock progresif Inggris yang dibentuk pada tahun 1967 di Godalming, Surrey. Band ini telah mengalami berbagai perubahan formasi selama bertahun-tahun, dengan Tony Banks (keyboard), Mike Rutherford (bass, gitar), dan Phil Collins (drum, vokal) sebagai anggota inti. Genesis dikenal karena musik yang kompleks, lirik yang puitis, dan pertunjukan panggung yang teatrikal. Mereka telah menjual lebih dari 100 juta album di seluruh dunia, menjadikan mereka salah satu band paling sukses dalam sejarah musik rock, berikut artikel biografi Genesis.

Awal Mula dan Era Peter Gabriel (1967-1975)

Genesis dibentuk di Charterhouse School, sebuah sekolah asrama bergengsi di Godalming, Surrey, Inggris. Tony Banks, Peter Gabriel, Anthony Phillips, Mike Rutherford, dan Chris Stewart adalah anggota awal band ini. Mereka mulai bermain musik bersama dan mengembangkan gaya musik yang unik, menggabungkan elemen rock progresif, folk, dan klasik.

Pada tahun 1969, Genesis merilis album debut mereka, “From Genesis to Revelation”, yang diproduksi oleh Jonathan King. Album ini menampilkan gaya musik yang lebih pop dan akustik dibandingkan dengan karya-karya mereka di kemudian hari. Meskipun album ini tidak sukses secara komersial, Genesis terus mengembangkan gaya musiknya dan membangun basis penggemar yang setia.

Selama era Peter Gabriel, Genesis merilis serangkaian album yang dianggap sebagai karya-karya penting dalam genre rock progresif, termasuk “Trespass” (1970), “Nursery Cryme” (1971), “Foxtrot” (1972), dan “Selling England by the Pound” (1973). Album-album ini menampilkan komposisi musik yang kompleks, lirik yang puitis dan simbolis, serta pertunjukan panggung yang teatrikal dan inovatif.

Peter Gabriel dikenal karena gaya vokalnya yang ekspresif dan pertunjukan panggungnya yang mencolok, sering menggunakan kostum dan riasan wajah yang rumit. Lagu-lagu seperti “The Musical Box”, “Supper’s Ready”, dan “The Cinema Show” menjadi favorit penggemar dan menunjukkan keahlian musikal serta kreativitas band ini.

Kepergian Peter Gabriel dan Era Phil Collins (1975-1996)

Pada tahun 1975, Peter Gabriel memutuskan untuk meninggalkan Genesis untuk mengejar karier solo. Kepergiannya menandai perubahan signifikan dalam gaya musik dan arah kreatif band. Phil Collins, yang sebelumnya adalah drummer dan vokalis latar band, mengambil alih peran sebagai vokalis utama.

Di bawah kepemimpinan Phil Collins, Genesis mulai bergerak ke arah yang lebih mainstream dan komersial. Album-album seperti “A Trick of the Tail” (1976), “Wind & Wuthering” (1976), dan “…And Then There Were Three…” (1978) menunjukkan pergeseran dalam gaya musik mereka, dengan lagu-lagu yang lebih mudah diakses dan struktur yang lebih sederhana.

Pada awal 1980-an, Genesis mencapai puncak kesuksesan komersial dengan album-album seperti “Duke” (1980), “Abacab” (1981), dan “Genesis” (1983). Lagu-lagu seperti “Turn It On Again”, “Misunderstanding”, dan “Mama” menjadi hit radio dan membantu memperluas basis penggemar mereka.

Selain kesuksesan band, anggota Genesis juga mengejar proyek solo yang sukses. Phil Collins merilis serangkaian album solo yang sangat populer, sementara Tony Banks dan Mike Rutherford juga merilis album solo dan terlibat dalam proyek sampingan seperti Mike + The Mechanics.

Era Rayfield dan Calling All Stations (1996-1998)

Setelah Phil Collins meninggalkan Genesis pada tahun 1996, band mengalami perubahan formasi lagi. Ray Wilson, mantan vokalis band Stiltskin, bergabung dengan Genesis sebagai vokalis baru. Bersama dengan Tony Banks dan Mike Rutherford, mereka merilis album “Calling All Stations” pada tahun 1997.

Album ini menampilkan gaya musik yang lebih gelap dan berorientasi pada rock dibandingkan dengan karya-karya Genesis sebelumnya. Meskipun album ini memperoleh tinjauan yang beragam dari kritikus musik dan penggemar, “Calling All Stations” gagal mencapai kesuksesan komersial yang sama seperti album-album Genesis sebelumnya.

Setelah tur untuk mendukung “Calling All Stations”, Genesis memutuskan untuk hiatus. Ray Wilson meninggalkan band, dan masa depan Genesis menjadi tidak pasti.

Reuni dan Tur Terakhir (2006-2022)

Pada tahun 2006, formasi klasik Genesis dari era Phil Collins, yaitu Tony Banks, Phil Collins, dan Mike Rutherford, mengumumkan reuni untuk tur “Turn It On Again“. Tur ini sangat sukses, dengan tiket terjual habis di seluruh dunia dan menunjukkan minat yang terus-menerus terhadap musik Genesis.

Setelah tur reuni, anggota Genesis kembali fokus pada proyek solo masing-masing. Namun, pada tahun 2020, mereka mengumumkan rencana untuk tur reuni lagi, awalnya dijadwalkan untuk tahun 2020 tetapi ditunda karena pandemi COVID-19.

Akhirnya, pada tahun 2021, Genesis memulai tur “The Last Domino?” yang menjadi tur perpisahan band. Tur ini mencakup pertunjukan di seluruh Inggris dan Amerika Serikat, dengan set list yang menampilkan lagu-lagu dari berbagai era dalam karier Genesis.

Setelah menyelesaikan tur “The Last Domino?” pada tahun 2022, Genesis secara resmi mengumumkan pensiun dari turing, mengakhiri perjalanan musik mereka yang epik dan berpengaruh selama lebih dari lima dekade.

Warisan Musikal dan Pengaruh

Genesis telah meninggalkan warisan musikal yang tak terhapuskan dan memiliki pengaruh yang mendalam terhadap perkembangan musik rock progresif. Gaya musik mereka yang inovatif, lirik yang puitis, dan pertunjukan panggung yang menakjubkan telah menginspirasi banyak musisi dan band di seluruh dunia.

Selama karier mereka yang panjang, Genesis telah bereksperimen dengan berbagai gaya musik, mulai dari rock progresif yang kompleks hingga pop yang lebih mainstream. Kemampuan mereka untuk beradaptasi dan berevolusi sambil tetap mempertahankan identitas musikal yang khas adalah bukti dari bakat dan kreativitas mereka sebagai musisi.

Pengaruh Genesis dapat dilihat pada berbagai genre musik, dari rock progresif dan art rock hingga pop dan alternatif. Band-band seperti Marillion, Porcupine Tree, dan Muse telah mengutip Genesis sebagai pengaruh penting dalam musik mereka.

Selain itu, anggota individu Genesis juga telah memberikan kontribusi signifikan pada industri musik melalui karier solo dan kolaborasi mereka. Phil Collins, misalnya, menjadi salah satu artis solo paling sukses pada 1980-an dan 1990-an, dengan hit-hit seperti “In the Air Tonight”, “Another Day in Paradise”, dan “You’ll Be in My Heart”.

Penghargaan dan Pengakuan

Sepanjang karier mereka, Genesis telah menerima berbagai penghargaan dan pengakuan atas kontribusi mereka terhadap musik. Mereka telah memenangkan beberapa penghargaan Grammy, termasuk Best Concept Music Video untuk “Land of Confusion” pada tahun 1987 dan Best Pop Performance by a Duo or Group with Vocals untuk “I Can’t Dance” pada tahun 1992.

Pada tahun 2010, Genesis dimasukkan ke dalam Rock and Roll Hall of Fame, mengakui dampak abadi mereka terhadap industri musik. Dalam pidato penerimaannya, Phil Collins, Tony Banks, dan Mike Rutherford merefleksikan perjalanan musikal mereka dan mengungkapkan rasa syukur atas dukungan yang telah mereka terima dari penggemar selama bertahun-tahun.

Genesis juga telah menerima penghargaan Ivor Novello, yang diberikan atas keunggulan dalam komposisi musik. Pada tahun 2012, mereka menerima penghargaan Lifetime Achievement Award dari Ivor Novello Awards, mengakui kontribusi mereka yang luar biasa terhadap industri musik Inggris.

Kesimpulan

Genesis adalah salah satu band paling berpengaruh dan sukses dalam sejarah musik rock. Perjalanan musikal mereka yang epik, membentang lebih dari lima dekade, telah menghasilkan album-album yang tak terlupakan, pertunjukan panggung yang menakjubkan, dan warisan musikal yang tak tertandingi.

Dari akar rock progresif yang kompleks hingga kesuksesan pop yang fenomenal, Genesis telah menunjukkan kemampuan luar biasa untuk beradaptasi dan berevolusi sambil tetap mempertahankan identitas musikal mereka yang khas. Pengaruh mereka dapat dirasakan di berbagai genre musik, dan kontribusi mereka terhadap perkembangan musik rock progresif tidak dapat diremehkan.

Dengan lebih dari 100 juta album terjual di seluruh dunia, berbagai penghargaan dan pengakuan, serta dedikasi yang tak tergoyahkan terhadap kerajinan mereka, Genesis telah mengukuhkan diri mereka sebagai legenda sejati dalam dunia musik. Warisan musikal mereka akan terus menginspirasi dan memengaruhi generasi musisi dan penggemar di masa depan, memastikan bahwa musik mereka akan terus hidup dan relevan selama bertahun-tahun yang akan datang.

Foto David Scheinmann, CC BY-SA 3.0 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0, via Wikimedia Commons

Belum Kenal Ratu AI?

Ratu AI adalah salah satu penyedia layanan Generative Teks AI terbaik di Indonesia. Dengan menggunakan teknologi terkini dan model bahasa yang canggih, Ratu AI mampu menghasilkan teks yang alami, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Baik untuk keperluan penulisan artikel, laporan, maupun konten kreatif lainnya, Ratu AI siap membantu Anda menghasilkan teks berkualitas tinggi dengan cepat dan efisien. Untuk mengalami sendiri keunggulan layanan Ratu AI, segera kunjungi https://ratu.ai/pricing/ dan pilih paket berlangganan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

FAQ

Siapa anggota awal Genesis?

Anggota awal Genesis adalah Tony Banks (keyboard), Peter Gabriel (vokal), Anthony Phillips (gitar), Mike Rutherford (bass), dan Chris Stewart (drum).

Album apa yang dianggap sebagai karya penting Genesis dalam genre rock progresif?

Album-album seperti “Trespass” (1970), “Nursery Cryme” (1971), “Foxtrot” (1972), dan “Selling England by the Pound” (1973) dianggap sebagai karya-karya penting Genesis dalam genre rock progresif.

Mengapa Peter Gabriel meninggalkan Genesis?

Peter Gabriel meninggalkan Genesis pada tahun 1975 untuk mengejar karier solo.

Kapan Genesis dimasukkan ke dalam Rock and Roll Hall of Fame?

Genesis dimasukkan ke dalam Rock and Roll Hall of Fame pada tahun 2010, mengakui dampak abadi mereka terhadap industri musik.